السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Semester III A3 Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau melaksanakan kegiatan studi lapangan bertema Al-Qur'an Tulis Tangan di Masjid Raya Sultan Riau, Pulau Penyengat. Kegiatan ini dihadiri oleh Mhd. Abror, M.Ag., selaku Dosen Pengampu Mata Kuliah Studi Al-Qur'an dan Hadits, Zulfan Efendi, M.Pd.I., Dosen Prodi PAI STAIN Kepri, H. Raja Al Hafiz, Ketua DKM Masjid Sultan Riau Pulau Penyengat, dan seluruh mahasiswa semester III A3.
Kegiatan
yang berlangsung pada Sabtu, 30 November 2024 ini merupakan bagian integral
dari perkuliahan mata kuliah Studi Al-Qur'an dan Hadits, yang bertujuan
memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap nilai-nilai Islam sekaligus
melestarikan budaya dan sejarah Islam di Kepulauan Riau.
Dalam sambutannya, Ketua DKM Masjid Raya Sultan Riau, H. Raja Al Hafiz, menyambut baik kedatangan rombongan mahasiswa dan dosen. Beliau memaparkan sejarah Masjid Raya Sultan Riau serta menjelaskan asal-usul Al-Qur'an tulis tangan yang menjadi salah satu koleksi berharga masjid ini. Selain itu, mahasiswa juga diperkenalkan dengan berbagai kitab klasik yang tersimpan di masjid, yang mencerminkan kekayaan tradisi keilmuan Islam di masa lalu.


"Studi
lapangan ini memberikan pengalaman unik bagi mahasiswa, karena mereka dapat
melihat langsung keindahan dan kesakralan Al-Qur'an tulis tangan, serta
mendalami sejarah penting Pulau Penyengat sebagai salah satu pusat peradaban
Islam dan Melayu," ujar Mhd. Abror, M.Ag.
Sebagai
bentuk penghormatan, Dosen Pengampu Mata Kuliah menyerahkan cendera mata berupa
sertifikat kepada Ketua DKM Masjid Raya Sultan Riau. Sementara itu, mahasiswa
mengaku senang dan terinspirasi oleh pengalaman berharga ini.
"Kami
sangat berterima kasih atas sambutan hangat DKM Masjid. Kegiatan ini tidak
hanya memperkaya wawasan akademik kami tetapi juga meningkatkan kecintaan kami
terhadap Al-Qur'an," ujar perwakilan mahasiswa.
Kegiatan
ini diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai keislaman dan kemelayuan mahasiswa
STAIN Kepri, meningkatkan apresiasi terhadap seni Islam, dan membangun
kesadaran spiritual melalui interaksi langsung dengan peninggalan bersejarah.
Selain itu, kegiatan ini menjadi jembatan untuk menjalin sinergi antara
perguruan tinggi dan masyarakat lokal dalam melestarikan budaya dan sejarah
Islam.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pemahaman akademik tetapi juga pengalaman emosional yang memperdalam kecintaan terhadap Al-Qur'an dan seni Islam, menjadikan mereka lebih siap untuk berkontribusi dalam pelestarian budaya Islam di masa depan. (abror/luluk)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN