السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Jum’at, 15 November 2024 menjadi momen penting bagi civitas akademika Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, khususnya Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI), yang menyelenggarakan Puncak Debate Competition. Acara yang berlangsung di Auditorium Razali Jaya, Kampus STAIN KEPRI ini berhasil menarik perhatian banyak pihak dan menjadi ajang bergengsi bagi mahasiswa.
Dalam
kompetisi debat yang mengusung tema “Menjaga
Kritisitas Mahasiswa dalam Era Perubahan”, juara pertama diraih oleh HMPS
HKI, sementara HMPS PAI menyabet juara kedua. HMPS HES dan HMPS KPI
masing-masing berhasil memperoleh juara ketiga dan keempat. Selain itu,
penghargaan Best Speaker diberikan
kepada Rasyad Muhammad Faisal, mahasiswa Program Studi HKI, atas kemampuan
orasinya yang luar biasa.
Dalam
sambutannya, Ketua Program Studi HKI, Daria, M.H., menegaskan pentingnya
menjaga naluri kritis mahasiswa di kampus. “Sebagai mahasiswa, kita harus mampu
mengelola perubahan dan menjadi penggerak di tengah masyarakat,” ujarnya.
Daria juga berharap bahwa acara ini tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai wadah bagi mahasiswa untuk terus mengasah kemampuan berpikir kritis dan berargumentasi yang menjadi modal penting dalam kehidupan kampus dan masyarakat.


Sementara
itu, Wakil Ketua 2 STAIN Kepri, Dr. Drs. Al Mahfuz, M.Si., menyampaikan
apresiasi terhadap penyelenggaraan acara yang berlangsung dengan sukses. “Kami
sangat mengapresiasi kemampuan para peserta yang telah menampilkan
argumen-argumen cerdas. Kegiatan ini juga memperlihatkan peran mahasiswa dalam
menjaga kualitas komunikasi dan pendidikan di masyarakat,” ujarnya.
Ia
menekankan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dalam menciptakan iklim
yang demokratis dan edukatif di masyarakat.
Disisi lain, Wakil Ketua 3 STAIN Kepri, Rahmat Budi Harto, S.E., M.M., turut memberikan dukungan terhadap pengembangan kompetisi debat di masa mendatang. Ia menyarankan agar debat diadakan lebih luas lagi, mencakup antar kampus di Provinsi Kepulauan Riau. "Tahun depan, kita harus bisa mengembangkan ajang ini lebih besar lagi dan bahkan berpotensi untuk menjadi tuan rumah debat se-provinsi," jelasnya.


Acara
ini ditutup dengan pemberian piala dan piagam penghargaan kepada para pemenang,
serta harapan agar Prodi HKI STAIN Kepri terus berkembang dan memberikan dampak
positif bagi masyarakat. Dengan semangat yang tinggi, para mahasiswa berharap
kegiatan seperti ini dapat terus menjadi wadah untuk mengasah kemampuan
intelektual mereka dan berperan aktif dalam memajukan perubahan di masyarakat.
(luluk/Gby)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN