السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Webinar Prodi PAI STAIN Kepri, Kupas Peran Pemuda dan Perempuan dalam Islam

  • 17 November 2024
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 645
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau semester III menggelar webinar bertema "Mendalami Peran Pemuda dan Perempuan dalam Perspektif Al-Qur'an dan Hadits" pada Minggu, 17 November 2024. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting

Webinar ini dihadiri oleh Ketua Program Studi PAI STAIN Kepri, Ramli Muasmara, M.Pd.I., Dosen Pengampu Mata Kuliah Studi Al-Qur'an dan Hadits, Moh. Abror, M.Ag., Ketua HMPS PAI, serta mahasiswa PAI STAIN Kepri. 

Dalam sambutannya, Ramli Muasmara, M.Pd.I., mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang menyelenggarakan webinar sebagai bagian dari perkuliahan Mata Kuliah Studi Al-Qur'an dan Hadits. "Kegiatan ini adalah wujud nyata dari integrasi pembelajaran dengan pengembangan pemahaman kritis mahasiswa terhadap isu-isu sosial melalui perspektif Al-Qur'an dan Hadits," ungkapnya.


Sementara itu, Moh. Abror, M.Ag., dalam paparannya menekankan pentingnya peran pemuda dan perempuan dalam membangun kejayaan umat Islam. "Pemuda dengan idealismenya adalah penggerak perubahan, sebagaimana Rasulullah SAW mengandalkan sosok-sosok muda seperti Ali bin Abi Thalib dan Usamah bin Zaid dalam perjuangan dakwahnya. Masa muda adalah masa untuk berkontribusi, bukan sekadar menikmati kehidupan," jelasnya. 

Di sisi lain, peran perempuan dalam Islam juga sangat strategis. "Perempuan memiliki kedudukan mulia sebagai pendidik generasi, penjaga moralitas, dan penggerak perubahan sosial. Figur-figur seperti Khadijah binti Khuwailid, yang mendukung Rasulullah dengan harta dan nasihatnya, serta Aisyah binti Abu Bakar, yang menjadi sumber ilmu bagi umat, membuktikan bahwa perempuan adalah elemen penting dalam pembangunan masyarakat," tambah Abror.


Lebih lanjut, Abror menegaskan bahwa pemuda dan perempuan adalah kekuatan utama dalam membangun masyarakat yang berlandaskan iman, ilmu, dan amal. Dengan menjaga akhlak, memperdalam ilmu, dan berjuang di jalan kebaikan, mereka dapat menjadi agen perubahan yang membawa umat menuju keberkahan dan kejayaan. 

Kegiatan ini diharapkan dapat membangkitkan semangat mahasiswa untuk terus menggali nilai-nilai Al-Qur'an dan Hadits, serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai individu maupun bagian dari masyarakat. (abror/luluk)