السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Debat Kompetisi HMPS HKI STAIN Kepri: Ajang Mahasiswa Memperjuangkan Nilai Demokrasi

  • 14 November 2024
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 592
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Program Studi Hukum Keluarga Islam Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau melalui Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (HMPS HKI) secara resmi membuka Debat Kompetisi HMPS HKI dengan mengusung tema "Debat Demokratis: Peran dan Strategi Mahasiswa dalam Memperjuangkan Nilai-Nilai Demokrasi Menyongsong Indonesia Emas 2045,” pada Kamis, 14 November 2024.

Kegiatan yang dilaksanakan di Auditorium Razali Jaya Gedung Rektorat STAIN Kepri ini  dihadiri oleh berbagai pihak dan dibuka oleh Ketua Prodi HKI STAIN Kepri, Daria, M.H. Dalam sambutannya, Daria menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan acara ini. Ia juga berharap bahwa kompetisi debat ini bukan hanya menjadi ajang adu argumentasi, tetapi juga sebagai kesempatan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


"Debat ini adalah platform bagi mahasiswa untuk mengembangkan gagasan dan kontribusi mereka terhadap perkembangan demokrasi Indonesia, terutama menjelang Indonesia Emas 2045 yang akan merayakan 100 tahun kemerdekaannya," ujar Daria.

Kompetisi ini diikuti oleh enam program studi di STAIN Kepri, yang telah melewati proses seleksi berupa pengumpulan video dan penilaian. Babak semifinal dilaksanakan pada hari ini, dan final kompetisi dijadwalkan akan berlangsung pada Jumat, 15 November 2024.

Sementara itu, Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa, M. Khairil Ramadhan berharap agar kegiatan debat ini dapat terus berkembang dan melibatkan perguruan tinggi lain di Kepulauan Riau. Ia mengajak mahasiswa untuk aktif berpartisipasi dalam upaya peningkatan kualitas demokrasi di Indonesia. 

"Dalam perdebatan ini, mari kita junjung semangat demokrasi yang telah terbukti menjadi tonggak perjuangan bangsa Indonesia. Semangat mahasiswa harus tetap dijaga untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045," tambah Khairil.

Debat Kompetisi ini bertujuan tidak hanya untuk mengasah kemampuan berbicara dan berargumentasi, tetapi juga untuk memperluas wawasan mahasiswa tentang nilai-nilai demokrasi yang harus diperjuangkan demi kemajuan bangsa Indonesia. Para peserta diharapkan dapat menunjukkan argumen terbaik mereka dengan tetap menjaga adab dan etika sebagai mahasiswa. (luluk/Gby)