السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Program Studi Hukum Keluarga Islam Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau melalui Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (HMPS HKI) secara resmi membuka Debat Kompetisi HMPS HKI dengan mengusung tema "Debat Demokratis: Peran dan Strategi Mahasiswa dalam Memperjuangkan Nilai-Nilai Demokrasi Menyongsong Indonesia Emas 2045,” pada Kamis, 14 November 2024.
Kegiatan yang dilaksanakan di Auditorium Razali Jaya Gedung Rektorat STAIN Kepri ini dihadiri oleh berbagai pihak dan dibuka oleh Ketua Prodi HKI STAIN Kepri, Daria, M.H. Dalam sambutannya, Daria menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan acara ini. Ia juga berharap bahwa kompetisi debat ini bukan hanya menjadi ajang adu argumentasi, tetapi juga sebagai kesempatan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


"Debat
ini adalah platform bagi mahasiswa untuk mengembangkan gagasan dan kontribusi
mereka terhadap perkembangan demokrasi Indonesia, terutama menjelang Indonesia
Emas 2045 yang akan merayakan 100 tahun kemerdekaannya," ujar Daria.
Kompetisi
ini diikuti oleh enam program studi di STAIN Kepri, yang telah melewati proses
seleksi berupa pengumpulan video dan penilaian. Babak semifinal dilaksanakan
pada hari ini, dan final kompetisi dijadwalkan akan berlangsung pada Jumat, 15
November 2024.
Sementara itu, Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa, M. Khairil Ramadhan berharap agar kegiatan debat ini dapat terus berkembang dan melibatkan perguruan tinggi lain di Kepulauan Riau. Ia mengajak mahasiswa untuk aktif berpartisipasi dalam upaya peningkatan kualitas demokrasi di Indonesia.
"Dalam
perdebatan ini, mari kita junjung semangat demokrasi yang telah terbukti
menjadi tonggak perjuangan bangsa Indonesia. Semangat mahasiswa harus tetap
dijaga untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045," tambah Khairil.
Debat Kompetisi ini bertujuan tidak hanya untuk mengasah kemampuan berbicara dan berargumentasi, tetapi juga untuk memperluas wawasan mahasiswa tentang nilai-nilai demokrasi yang harus diperjuangkan demi kemajuan bangsa Indonesia. Para peserta diharapkan dapat menunjukkan argumen terbaik mereka dengan tetap menjaga adab dan etika sebagai mahasiswa. (luluk/Gby)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN