السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

STAIN Kepri Dukung PMKNU Angkatan I PWNU Kepri sebagai Wadah Pembinaan Kepemimpinan Kader NU

  • 10 November 2024
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 356
Berita Utama

Batam, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan IlmuSekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau turut ambil bagian dalam mendukung kegiatan Pendidikan Menengah Kepemimpinan Nahdlatul Ulama (PMKNU) Angkatan I yang digelar oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Kepulauan Riau di Asrama Haji BP Batam pada 6-10 November 2024. Acara ini dihadiri oleh Ketua STAIN Kepri, Dr. Muhammad Faisal, M.Ag., dan Kepala Pusat Penjaminan Mutu (P2M) STAIN SAR, Dr. M. Taufiq, M.S.I., bersama sejumlah tokoh NU seperti Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Dr. KH. Miftah Faqih, M.Hum., Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Dr. H. Muhammad Faesal, MH, M.Pd., serta Ketua Tanfidziyah PWNU Kepri Dr. Mahbub Daryanto, M.PdI.


Dalam sambutannya, Ketua PBNU Dr. KH. Miftah Faqih mengingatkan peserta bahwa NU merupakan organisasi jam’iyyah yang berdiri di atas nilai dan aturan yang harus dipatuhi. “NU tidak sekadar tempat berkumpul dan bersaudaraan, tapi juga ada aturannya. Ibarat solat, ada imam dan ada makmum, dan setiap kalian adalah pemimpin di levelnya masing-masing,” tegas Miftah Faqih

Lebih lanjut, Miftah menekankan bahwa kepemimpinan dalam NU harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab, baik di dunia maupun di akhirat. Ia menggarisbawahi pentingnya kader NU untuk mengikuti instruksi pimpinan demi terciptanya organisasi yang harmonis dan konsisten dengan ajaran para muassis (pendiri). “NU adalah organisasi kekiaian yang lahir dari pesantren. Pemimpin yang bernaung di NU harus memiliki tanggung jawab tidak hanya di dunia, tapi juga di akhirat,” ujarnya.


Sementara itu, ketua STAIN SAR, Dr. Muhammad Faisal, M.Ag., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas pelaksanaan PMKNU ini. "Kegiatan ini menjadi kesempatan berharga bagi generasi muda NU di Kepulauan Riau untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan mereka dan belajar langsung dari tokoh-tokoh NU. Semoga program PMKNU ini dapat terus menjadi wadah pembinaan yang berkelanjutan, mencetak kader NU yang militan, kompeten, dan bertanggung jawab," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, STAIN Kepri bersama PWNU Kepri berharap kader-kader NU semakin mampu berperan aktif dalam pembangunan sosial, agama, dan kebangsaan, serta menjadi pemimpin yang adaptif dan inovatif dalam menghadapi perubahan global tanpa meninggalkan nilai-nilai Aswaja. Dengan semangat "merawat jagat, membangun peradaban, dan mendampingi umat untuk masa depan," para kader NU diharapkan dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan umat. (luluk/Gby)