السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Sebagai bagian dari program pembinaan untuk mahasiswa penerima KIP Kuliah Tahun 2024, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kepulauan Riau menggelar acara Pembinaan Mahasiswa KIP Kuliah yang berlangsung di Auditorium Razali Jaya, Gedung Rektorat STAIN Kepri pada Kamis, 7 November 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan, Ormawa, dan mahasiswa penerima KIP Kuliah Tahun 2024..
Ketua
pelaksana acara, Rusyidi Miandi, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima
kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan acara
ini. Ia juga menekankan pentingnya pembinaan bagi mahasiswa KIP agar tidak
terjadi penyalahgunaan dana, yang seharusnya digunakan untuk mendukung
pendidikan, bukan untuk kepentingan pribadi seperti jalan-jalan.
"Tujuan
dari acara ini adalah untuk meningkatkan kesadaran tentang hak dan kewajiban
penerima KIP, serta memanfaatkan dana dengan bijak," ujar Rusyidi.
Selanjutnya,
Ketua HIMA KIP Kuliah STAIN Kepri, Muhammad Al Fajrin, juga memberikan
penekanan pada pentingnya penggunaan dana KIP dengan bijak. Ia menegaskan agar
mahasiswa fokus pada kegiatan pendidikan, menghindari pemborosan, dan lebih
mengutamakan kebutuhan kuliah daripada keinginan pribadi seperti membeli
barang-barang mewah. Al Fajrin juga mengingatkan agar mahasiswa aktif dalam
kegiatan kampus dan menjaga etika yang baik, serta tidak terpengaruh oleh gaya
hidup yang kurang bijaksana.
"Saya
harap teman-teman bisa menggunakan dana KIP untuk kepentingan yang benar-benar
mendukung kuliah, dan tidak disalahgunakan untuk hal-hal yang tidak
perlu," tegasnya.
Ketua
Dema STAIN Kepri, Muhammad Khairil Ramadhan, turut menambahkan bahwa mahasiswa
penerima KIP harus selalu menjaga amanah yang diberikan negara. "KIP
adalah amanah yang harus digunakan untuk kebaikan, bukan untuk sesuatu yang
mendatangkan murka Allah," ucapnya.

Sementara
itu, Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Perlengkapan dan Rumah Tangga (Kasubag TU-PRT),
STAIN Kepri, Martanto, S.Sos., M.Si., menjelaskan terkait perubahan sistem
pembayaran uang kuliah bagi penerima KIP. Mahasiswa kini tidak perlu lagi
menyetorkan uang kuliah secara manual, karena dana KIP sudah langsung dipotong
untuk biaya kuliah, mempermudah proses administrasi.
Dalam
kesempatan tersebut, Martanto juga menyampaikan pesan inspiratif kepada para
mahasiswa. “Jika ada seratus mujahid, pastikan salah satunya adalah kita. Jika
hanya ada sepuluh mujahid, tetap pastikan salah satunya adalah kita. Begitu
pula, teman-teman semua, bila ada sepuluh mahasiswa, usahakan kita adalah salah
satu dari mereka yang selalu berbuat baik. Bahkan jika hanya ada satu mahasiswa
yang melakukan kebaikan, pastikan bahwa mahasiswa itu adalah kita," ucap
Martanto.
Acara
yang berlangsung selama dua hari ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang
lebih mendalam tentang tanggung jawab sebagai penerima KIP dan menanamkan
nilai-nilai disiplin serta kesadaran untuk memanfaatkan dana dengan sebaik-baiknya.
Kegiatan
ini diakhiri dengan komitmen para peserta untuk terus aktif dan berperan dalam
kegiatan kampus, serta menjaga amanah yang telah diberikan kepada mereka
sebagai penerima KIP Kuliah STAIN Kepri. (luluk)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN