السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

STAIN Kepri Hadiri KPPTI Ke-3, Perkuat Kolaborasi Perpustakaan

  • 05 November 2024
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 317
Berita Utama

Batam, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan IlmuSekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau turut berpartisipasi dalam Konferensi Internasional Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (KPPTI) Ke-3 yang berlangsung pada Selasa, 5 November 2024, di Pacific Place Hotel, Batam. Acara ini dihadiri oleh Plt. Kepala Perpustakaan STAIN Sultan Abdurrahman, Firdya Devanti Yasmine, S.Sos, bersama Staf Perpustakaan, Yuliana Safitri.

Dalam konferensi yang mengusung tema "Meningkatkan Sinergi dan Kolaborasi dalam Pelayanan dan Pengembangan Perpustakaan serta Kepustakawanan di Perguruan Tinggi", hadir juga perwakilan dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI), yang menekankan pentingnya dukungan untuk pengembangan koleksi perpustakaan perguruan tinggi. Salah satu poin penting yang disampaikan adalah komitmen Perpusnas RI untuk mendukung Tri Dharma Perguruan tinggi melalui bantuan pengembangan koleksi perpustakaan.

Firdya Devanti Yasmine, Plt. Kepala Perpustakaan STAIN Sultan Abdurrahman, menyatakan bahwa kolaborasi yang kuat antara Perpusnas dan perguruan tinggi sangat penting untuk mencapai standar nasional perpustakaan yang berkualitas. "Dengan adanya sinergi ini, kami berharap pelayanan maksimal dapat diberikan kepada pemustaka dan civitas akademika," ungkap Firdya.

Salah satu pencapaian penting dalam acara ini adalah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Perpustakaan STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau dengan Perpustakaan Nasional RI, yang dilakukan oleh Ketua STAIN Sultan Abdurrahman, Dr. Muhammad Faisal, M.Ag. Penandatanganan ini diharapkan dapat memperkuat kerjasama dalam pengembangan perpustakaan dan meningkatkan kualitas layanan perpustakaan di STAIN Sultan Abdurrahman.

Dengan terlaksananya KPPTI Ke-3, diharapkan kolaborasi antara perpustakaan perguruan tinggi dan Perpusnas RI dapat terus berlanjut, demi terwujudnya perpustakaan yang berkualitas dan mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia. (luluk/Gby)