السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Seleksi Beasiswa Tahfidz STAIN Kepri: Mencetak Generasi Penghafal Al-Quran yang Unggul

  • 05 November 2024
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 667
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan IlmuSekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau melaksanakan seleksi untuk mahasiswa penerima Beasiswa Tahfidz di Ruang Kepala Bagian Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK), Gedung Rektorat STAIN Kepri, pada Selasa, 5 November 2024. Proses seleksi ini dipimpin oleh Kabag AUAK STAIN Kepri, Dr. H. Imam Subekti, S.Ag., M.Pd.I.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Imam Subekti menyampaikan sejumlah hal penting terkait kemampuan yang harus dimiliki para hafizh dan hafizhah yang menghafal Al-Quran. "Para hafizh dan hafizhah pertama-tama harus mempelajari ilmu tajwid sebelum menghafal," tegas Dr. Imam Subekti. "Ilmu tajwid ini adalah dasar utama, yang meliputi makhraj huruf, sifat huruf, serta kaidah-kaidah tajwid lainnya," ujarnya.


Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa seorang hafizh dan hafizhah juga perlu memahami ilmu nahu dan sharaf, terutama dalam kaitannya dengan wakaf wal ibtida (aturan berhenti dan memulai bacaan). "Tamamul kiro’ah atau kesempurnaan dalam membaca Al-Quran harus memperhatikan juga tamamul kesempurnaan artinya, sehingga setiap ayat yang dibaca memiliki makna yang benar," jelasnya.

Selain penguasaan ilmu tajwid dan nahu, Dr. Imam Subekti menekankan pentingnya ketenangan dalam proses menghafal Al-Quran. "Dalam menghafal, ketenangan sangat diperlukan, tidak boleh tergesa-gesa. Setiap takrir (pengulangan hafalan) juga sebaiknya dibimbing oleh seseorang yang lebih berpengalaman untuk memastikan bacaan tidak keliru," tambahnya.

Beliau juga menyoroti beberapa tahapan penting dalam menghafal Al-Quran, seperti tasmi’ (mendengarkan hafalan), takrir (pengulangan), muroja'ah (mengulang hafalan), dan setoran hafalan. "Kunci dari setoran adalah ketenangan. Al-Quran itu banyak yang mirip-mirip, jadi ketenangan sangat penting dalam menjaga hafalan,” tutupnya.

Kegiatan seleksi ini diharapkan dapat memilih mahasiswa yang benar-benar berkompeten dan siap untuk memanfaatkan Beasiswa Tahfidz guna melanjutkan perjuangan mereka dalam menghafal Al-Quran di STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau. (luluk/gby)