السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

MTQ Series III SMA Bintan-Tanjungpinang: Hima Prodi IAT STAIN Kepri Hadirkan Kolaborasi Al-Qur'an dan Gen Z untuk Masa Depan Gemilang

  • 29 Oktober 2024
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 520
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan IlmuSekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau melalui Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Alqur’an dan Tafsir (IAT) menggelar Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Series III, yang diikuti siswa-siswi tingkat MA, SMA, dan SMK se-Bintan dan Tanjungpinang. Mengangkat tema "Optimalisasi Potensi Gen Z dengan Sinergi Al-Qur'an yang Lestari," acara ini berlangsung pada 29 Oktober 2024 di Auditorium Razali Jaya, Kampus STAIN Sultan Abdurrahman. Sebanyak 35 peserta Tilawah dan 40 peserta Tahfidz dari sekolah-sekolah di wilayah Bintan dan Tanjungpinang turut ambil bagian dalam ajang ini.

Ketua panitia dari Himpunan Mahasiswa Prodi IAT STAIN Kepri mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini. "Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan kontribusi dalam bentuk piala, bantuan dana, dan dukungan lainnya, sehingga acara ini dapat berjalan dengan baik," ungkapnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, lembaga-lembaga terkait, serta alumni dan mahasiswa yang turut mendukung kesuksesan acara.


Ketua Program Studi IAT STAIN, Maisarotil Husna, M.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan juga sarana untuk mendekatkan generasi muda dengan Al-Qur'an dan mendorong mereka menjadikannya sebagai landasan hidup dan pembelajaran. "Dengan sinergi yang baik, kami berharap peserta MTQ dapat menumbuhkan nilai-nilai Islami dalam dirinya serta memperkenalkan budaya Al-Qur'an kepada masyarakat luas," ucapnya.

Maisarotil Husna mengisahkan pengalaman Profesor Collins, seorang akademisi Barat yang sangat mengagumi Al-Qur'an hingga akhirnya memeluk Islam. "Kisah ini menjadi bukti bahwa Al-Qur'an adalah pedoman hidup yang dapat menginspirasi siapa saja, bahkan dari kalangan non-Muslim," ungkapnya.

Kegiatan MTQ ini juga mendukung visi STAIN Sultan Abdurrahman dalam mengembangkan pendidikan berbasis keislaman dan kemelayuan. Maisarotil Husna menambahkan, "Melalui kegiatan MTQ seperti ini, kami berharap STAIN Sultan Abdurrahman dapat terus membangun dan memperkuat karakter generasi muda yang religius dan berwawasan luas. Semoga STAIN Sultan Abdurrahman semakin jaya dan terus melahirkan generasi Qur'ani yang membanggakan," tutupnya. (luluk/gby)