السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Serunya Pelatihan "Board Games": Mahasiswa TBI STAIN Kepri Kembangkan Media Pembelajaran Inovatif untuk Tingkatkan Keterampilan Speaking

  • 18 Oktober 2024
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 437
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan IlmuMahasiswa Semester V Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau mengikuti kegiatan pelatihan bertajuk "#SERIES2: Pelatihan Mendesain Media Pembelajaran 'Board Games'". Acara yang diselenggarakan pada hari Jumat, 18 Oktober 2024 ini berlangsung di Laboratorium Multimedia STAIN Sultan Abdurrahman Kepri dengan instruktur Ferri Yonantha, M.Pd.

Dalam pelatihan tersebut, peserta diajarkan cara mendesain media pembelajaran berbentuk board game yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara (speaking) siswa dalam Bahasa Inggris. Ferri Yonantha menjelaskan bahwa konsep board game yang diadopsi berasal dari permainan populer seperti "Monopoli" dan "Ular Tangga". Peserta kemudian diminta mengembangkan imajinasi mereka untuk mendesain board game yang sesuai dengan tujuan pembelajaran.

"Yang menarik dari pelatihan ini adalah board game yang biasanya digunakan sebagai hiburan kini diadaptasi menjadi media pembelajaran. Setiap kotak dalam board game disisipkan instruksi yang menstimulasi siswa untuk berbicara aktif dalam Bahasa Inggris," ujar Ferri Yonantha.


Kegiatan ini menjadi bagian dari perencanaan pembelajaran yang dirancang oleh calon guru untuk diterapkan di masa depan. Beberapa kelompok mahasiswa mengembangkan variasi board game, seperti "Monopoly Speaking Boardgame" dan "Impromptu Boardgame", serta "Snake Speaking Boardgame" dan "3D Snake and Ladder Boardgame". Masing-masing kelompok menunjukkan kreativitas dalam menyusun permainan yang edukatif.

Para peserta menyambut baik kegiatan ini. "Pelatihan ini sangat menyenangkan karena kami bisa menggunakan imajinasi kami untuk membuat media pembelajaran yang menarik. Semoga pengalaman ini menjadi bekal ketika kami mengajar di sekolah nantinya," ungkap salah satu peserta.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi program berkelanjutan yang mampu memperkuat keterampilan mahasiswa dalam merancang media pembelajaran inovatif. Selain itu, pelatihan ini diharapkan dapat menunjang pencapaian profil lulusan Prodi TBI sebagai pendidik yang profesional. (ferri/luluk)