السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Mataram, Kampus Bersendikan
Wahyu Berteraskan Ilmu – Musyawarah Nasional
(Munas) Ke-3 Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) dan PTRG Award Ke-2 berlangsung
sukses di Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Nusa Tenggara Barat pada
16-18 Oktober 2024. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk
Wakil Rektor II UIN Mataram, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian
Masyarakat (LP2M) UIN Mataram, serta para Kepala PSGA dari PTKIN se-Indonesia
dan beberapa kepala PSGA dari PTKIS, termasuk diantaranya Kepala Unit Studi
Gender, Anak, dan Keluarga (USGAK) STAIN Sultan Abdurrahman Kepri, Dr. Muhammad
Lazim, Lc., M.A.
Dalam Munas ini, berbagai
isu penting dibahas terkait dengan upaya pengarusutamaan gender di lingkungan Perguruan
Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), serta komitmen mewujudkan Perguruan Tinggi
Responsif Gender (PTRG) yang juga unggul dalam Pencegahan dan Penanganan
Kekerasan Seksual (PPKS).
Beberapa rekomendasi penting
dihasilkan dari diskusi ini, yang difokuskan pada empat ranah utama:
Kelembagaan
dan Advokasi Kebijakan: Memperkuat peran institusi PTKI dalam
mengarusutamakan gender dan menciptakan kebijakan yang responsif gender.
Respons
PSGA terhadap PP 28 Tahun 2024: PSGA diharapkan memberikan
kontribusi aktif dalam mendukung peraturan pemerintah terbaru tersebut.
Fikih
Parenting dan Stunting serta Keluarga Sakinah Maslahah:
Penyusunan perspektif fikih yang mendukung kesejahteraan keluarga dan
penanggulangan stunting menjadi salah satu fokus penting dalam Munas kali ini.
Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS): PTKI diharapkan menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan seksual.

Pada PTRG Award Ke-2, STAIN
Sultan Abdurrahman Kepri berhasil meraih predikat Perguruan Tinggi Responsif
Gender peringkat Pratama, yang mencerminkan kemajuan signifikan dalam upaya
pengarusutamaan gender di kampus tersebut.
Dr. Muhammad Lazim, Lc., M.A,
selaku Kepala Unit Studi Gender, Anak, dan Keluarga (USGAK) STAIN Sultan
Abdurrahman Kepri, menyatakan harapannya agar STAIN Sultan Abdurrahman Kepri
dapat terus meningkatkan peringkatnya menjadi Madya bahkan Utama. Menurutnya,
hal ini bisa terwujud dengan dukungan penuh dari seluruh pimpinan dan sivitas
akademika STAIN Sultan Abdurrahman Kepri.
Acara ini menjadi momentum
penting bagi PTKI untuk semakin memperkuat peran mereka dalam pengarusutamaan
gender, sekaligus membangun lingkungan kampus yang lebih inklusif dan aman bagi
semua sivitas akademika. (lazim/luluk)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN