السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Konferensi Internasional ICESS 2024: Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa Prodi Akuntansi Syariah STAIN Kepri

  • 17 Oktober 2024
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 468
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan IlmuSekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, melalui Program Studi (Prodi) Akuntansi Syariah, berpartisipasi dalam “The 2nd International Conference on Economics and Social Sciences (ICESS) 2024” yang digelar pada Kamis, 17 Oktober 2024. Acara ini diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial (FEIS), Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau dan STAIN Sultan Abdurrahman Kepri sebagai mitra kerja sama.

Konferensi daring melalui Zoom Meeting ini dihadiri oleh akademisi dari Prodi Akuntansi Syariah STAIN Kepri, yakni Destia Dwi Putri, M.Sc (dosen), Raja Hesti Hafriza, M.M (dosen), Ferri Yonantha, M.Pd (dosen), dan Dina Suci Hasanah Simanungkalit (mahasiswa). Mereka berperan sebagai presenter dengan memaparkan makalah berjudul "Determinants of Islamic Corporate Social Responsibility (ICSR) Disclosure in Companies Listed on the Jakarta Islamic Index (JII)".

ICESS 2024 mengangkat tema "Navigating the Future Challenges in Literacy: Islamic Economics, Business, and Public Policy Perspective", yang mengeksplorasi tantangan-tantangan masa depan dalam literasi ekonomi Islam, bisnis, dan kebijakan publik.


Menurut Destia Dwi Putri, M.Sc, sebagai perwakilan tim presenter dari STAIN Kepri, keikutsertaan dalam konferensi ini merupakan pengalaman yang sangat berarti. "ICESS 2024 ini merupakan konferensi internasional pertama yang diikuti oleh kolaborasi antara dosen dan mahasiswa Prodi Akuntansi Syariah sebagai presenter," ungkapnya.

Tim presenter juga menyampaikan harapan agar kolaborasi serupa terus berlanjut di masa mendatang. "Kami berharap kolaborasi antara dosen dan mahasiswa terus berlanjut dalam kegiatan-kegiatan konferensi lainnya," tambahnya.

Konferensi ini menjadi langkah lanjutan dari kerja sama yang telah terjalin, sekaligus berfungsi sebagai platform penting bagi para akademisi untuk saling bertukar ilmu dan berbagi temuan penelitian di bidang ekonomi dan sosial, khususnya yang berkaitan dengan ekonomi syariah. (desti/luluk)