السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Ketua STAIN Jadi Discussant di Seminar Internasional ICESS 2024 UIN Suska Riau

  • 17 Oktober 2024
  • Oleh: HUMAS STAIN Kepri
  • 459
Berita Utama

Pekanbaru, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau turut berpartisipasi sebagai discussant dalam seminar internasional The 2nd International Conference on Economic and Social Sciences (ICESS) 2024 yang diselenggarakan secara daring di Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Seminar ini mengusung tema “Navigating the Future Challenges in Literacy: Islamic Economics, Business, and Public Policy Perspective.” pada Kamis 17 Oktober 2024.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Pidato Ketua ICESS Dr. Desrir Miftah, SE, MM, Ak, Pidato Dekan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Dr. Mahyarni SE, MM, serta Pidato Rektor UIN Sultan Syarif Kasim Riau Prof. H. Hairunnas Rajab, M.Ag.

Dalam seminar ini, para pembicara kunci juga menyampaikan materi, antara lain Prof. Dr. Nurul Shahnaz Mahdzan dari University of Malaya, Malaysia, Abdunrohman Mukem, Ph.D dari Chulalongkorn University, Thailand, Dr. Anwar M. Radiamoda, SCL, Ph.D dari Shari’ah Center Mindanao, State University, Filipina, Dr. Md. Azizur Rahman dari Daffodil International University, Bangladesh, serta Dr. Julina, SE, M.Si dari UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Indonesia.

Ketua STAIN Kepulauan Riau, Dr. Muhammad Faisal, M.Ag, dalam kegiatan seminar internasional ICESS 2024 menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan pemahaman di bidang ekonomi dan kebijakan publik. 

Ia mengapresiasi tema yang diangkat, yakni tentang tantangan masa depan dalam literasi, serta relevansinya dengan konteks ekonomi Islam.

Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antara akademisi dan praktisi dalam menghadapi isu-isu kontemporer. Ia berharap seminar ini dapat menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman, serta mendorong pemikiran kritis di kalangan peserta. 

Ia juga menegaskan perlunya pendekatan yang inovatif dan integratif dalam menyikapi tantangan yang ada, agar solusi yang dihasilkan dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.

Seminar ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan kontribusi positif terhadap tantangan masa depan dalam bidang literasi, ekonomi Islam, bisnis, dan kebijakan publik.(Gby)