السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Ketua DWP STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau Menghadiri Seminar Nasional Etiket Sosial Perempuan Dalam Menjalankan Peran Publik oleh DWP Kementerian Agama RI di Jakarta

  • 17 Oktober 2024
  • Oleh: HUMAS STAIN Kepri
  • 426
Berita Utama

Jakarta, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Ns. Nurhidayu, S.Kep, menghadiri Seminar Nasional bertema "Etiket Sosial Perempuan dalam Menjalankan Peran Publik." pada Kamis 17 Oktober 2024.

Acara ini diselenggarakan untuk memperdalam pemahaman tentang peran perempuan dalam masyarakat, baik di ruang privat maupun publik.

Seminar dibuka oleh Penasehat DWP Kementerian Agama Republik Indonesia, Eny Retno Yaqut, yang menekankan pentingnya tema seminar ini di tengah tantangan yang dihadapi perempuan saat ini. 

"Tema ini sangat relevan, karena banyak di antara kita yang perlu memperdalam pemahaman tentang bagaimana menempatkan diri," ungkapnya.

Dalam sambutannya, Eny menjelaskan mengenai etika yang berasal dari kata Yunani "etos," yang berarti kebiasaan. Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam bertindak di berbagai peran yang dijalani perempuan. Dia juga menggarisbawahi bahwa perempuan memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam membangun generasi beretika.

Seminar dihadiri oleh tokoh perempuan nasional, anggota DWP dari berbagai wilayah, serta perwakilan organisasi perempuan lainnya. Diskusi aktif berlangsung mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi perempuan dalam menjalankan peran publik. Salah satu fokus diskusi adalah mengenai standar ganda yang sering dihadapi perempuan di kehidupan sosial dan profesional.

Dalam seminar  tersebut menekankan pentingnya mendobrak stereotip negatif dan solidaritas antarperempuan dalam memperjuangkan kesetaraan. Seminar diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana peserta berbagi pengalaman dan mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi.


Nurhidayu menyampaikan "Seminar ini sangat penting bagi kami di Dharma Wanita Persatuan STAIN Sultan Abdurrahman. Dengan memahami etiket sosial, kami dapat lebih percaya diri dalam menjalankan peran publik kami." ujar Nurhidayu.

Seminar ini memberikan wawasan yang berharga tentang tantangan dan peluang yang dihadapi perempuan, serta pentingnya konsistensi dalam berperilaku etis.

"Kami berharap, hasil dari seminar ini dapat mendorong kami untuk menjadi agen perubahan yang lebih aktif dan memperkuat solidaritas antarperempuan. Melalui pengetahuan dan pengalaman yang dibagikan, kami dapat lebih siap menghadapi stereotip negatif dan berkontribusi positif bagi masyarakat." tegasnya

Harapan dari kegiatan ini agar dapat mendorong perempuan Indonesia untuk lebih percaya diri dalam berkiprah di ruang publik, sambil tetap menjaga etika dan moralitas yang menjadi ciri khas bangsa.(Gby)