السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Ketua STAIN Sultan Abdurrahman Kepri Dr. Muhammad Faisal, M.Ag Hadiri Religion Festival 2024 di Jakarta International Expo

  • 09 Oktober 2024
  • Oleh: Gybria Putri Anggillya
  • 316
Berita Utama

Jakarta, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu - Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Dr. Muhammad Faisal, M.Ag, menghadiri Religion Festival Kementerian Agama yang diadakan di Jakarta International Expo (JI-EXPO) pada Rabu 9 Oktober 2024. Acara ini merupakan dalam bentuk exhibition capaian Kementerian Agama hingga tahun 2024.

Religion Festival ini dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Pejabat Eselon I, Staf ahli, Staf Khusus, dan tenaga ahli Kementerian Agama. Turut hadir pula Rektor dan Ketua Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri, Pejabat Eselon II pusat, DWP eselon I dan II pusat, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi, Kepala Biro Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri, Pejabat Eselon III dan IV pusat, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota, serta Kepala Madrasah Negeri se-Jabodetabek.

Salah satu agenda utama dalam festival ini adalah wrap-up forum bersama Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, di mana peserta mendiskusikan capaian dan program yang telah dilaksanakan. Menteri Agama juga meluncurkan logo, tema, dan lagu Hari Santri 2024 berjudul "Menyambung Juang dan Merengkuh Masa Depan" yang diciptakan oleh Sastro Adi and Friend.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Muhammad Faisal menyampaikan apresiasinya terhadap capaian Kementerian Agama serta pentingnya semangat kebersamaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan di Indonesia terutama di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri.

"Alhamdulillah, dengan rasa syukur dapat hadir di acara Religion Festival 2024 ini. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan capaian-capaian yang telah diraih Kementerian Agama hingga saat ini," ujar Ketua.

Ia menekankan pentingnya semangat Hari Santri yang akan dirayakan pada tahun ini dan menyatakan harapannya agar peluncuran logo, tema, dan lagu tersebut bisa menjadi motivasi dalam mendukung terciptanya masyarakat yang lebih religius, toleran, dan berakhlak mulia.

Acara ini menjadi ajang penting untuk mengapresiasi capaian yang telah diraih dan merencanakan langkah ke depan dalam meningkatkan pelayanan keagamaan di seluruh Indonesia.(Gby)