السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan
Wahyu Berteraskan Ilmu – Sebanyak 30 mahasiswa Sekolah
Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau yang
mengalami keterlambatan dalam pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) akan
menerima bantuan dari Bank Indonesia. Bantuan ini bertujuan untuk meringankan
beban mahasiswa yang belum menyelesaikan kewajiban UKT mereka, dengan bantuan
ini hanya berlaku untuk satu semester.
Ke-30 mahasiswa tersebut masih
berstatus sebagai calon penerima bantuan, dengan syarat mereka harus melengkapi berkas
administrasi yang diperlukan agar proses pengajuan bantuan dapat berjalan
hingga layak mendapatkan pembayaran UKT dari Bank Indonesia.
Dalam kegiatan yang digelar
pada Rabu, 9 Oktober 2024, Wakil Ketua II STAIN Sultan Abdurrahman Kepri, Dr.
Drs. Al Mahfuz, M.Si, Kasubag TU, Perlengkapan dan Rumah Tangga, Martanto,
S.Sos., M.Si, serta M. Azmi, M.E., dosen Homebase Prodi Hukum Ekonomi Syariah
(HES) STAIN Kepri, turut hadir untuk memberikan dukungan kepada para mahasiswa
penerima bantuan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bank Indonesia atas kepedulian dan bantuannya. Ini sangat membantu mahasiswa yang memiliki tunggakan UKT,” kata Dr. Al Mahfuz.


Pihak
kampus juga berkomitmen untuk mempercepat proses administrasi dengan mendesak
mahasiswa penerima bantuan agar segera melengkapi persyaratan yang dibutuhkan.
Persyaratan tersebut meliputi surat keterangan dari lurah atau RT setempat
serta surat pernyataan yang menyatakan bahwa mahasiswa belum menerima beasiswa
dari pihak manapun.
“Pihak
kampus akan membantu dalam pengurusan persyaratan administrasi ini agar
mahasiswa dapat segera melengkapi berkas yang diperlukan,” tambah M. Azmi.
Diharapkan, seluruh proses administrasi dapat segera rampung agar bantuan dari
Bank Indonesia bisa segera diproses.
Dana
bantuan dari Bank Indonesia ini nantinya akan langsung ditransfer ke rekening
masing-masing mahasiswa. Setelah dana diterima, mahasiswa diharapkan membayar
UKT secara mandiri tanpa adanya pemotongan otomatis oleh kampus. “Dana bantuan
akan masuk langsung ke rekening mahasiswa. Mereka kemudian diharapkan segera
membayar UKT sesuai dengan prosedur yang ada,” jelasnya.
Diharapkan,
bantuan ini dapat membantu mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam pembayaran
UKT, sehingga mereka dapat melanjutkan studi tanpa hambatan. Bantuan dari Bank
Indonesia ini juga menunjukkan sinergi yang kuat antara lembaga pendidikan dan
institusi keuangan dalam mendukung keberlanjutan pendidikan di Indonesia. (luluk)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN