السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Teken Laporan Beban Kerja Dosen untuk Semester Genap Tahun Ajaran 2023/2024, Ketua STAIN Kepri Tekankan Pentingnya Akurasi dan Ketepatan Waktu dalam Penyusunan dan Pelaporan BKD

  • 09 Oktober 2024
  • Oleh: Luluk Fatimah
  • 377
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan IlmuKetua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Dr. Muhammad Faisal, M.Ag., yang juga bertindak sebagai Asesor I Beban Kerja Dosen (BKD), menghadiri acara penandatanganan Laporan BKD untuk Semester Genap Tahun Ajaran 2023/2024. Acara tersebut diselenggarakan pada Rabu, 9 Oktober 2024, di Ruang Balai Titah STAIN Kepulauan Riau. Turut hadir Wakil Ketua I, Aris Bintania, M.Ag., yang bertindak sebagai Asesor II, serta Ketua Pusat Penjaminan Mutu (P2M), Dr. M. Taufiq, M.S.I., bersama tim dari P2M STAIN Kepri.

Dalam sambutannya, Dr. Muhammad Faisal menegaskan pentingnya ketelitian dan ketepatan waktu dalam penyusunan serta pelaporan BKD. Menurutnya, pelaporan yang baik akan mempengaruhi penilaian kinerja dosen dan kelancaran administrasi akademik. "Saat ini kita masih menggunakan sistem manual, jadi kehati-hatian dan kesabaran sangat dibutuhkan dalam proses ini. Semakin baik kita menyusun laporan, semakin sedikit masalah yang akan muncul di kemudian hari," jelas Dr. Faisal.


Ia juga mengingatkan para dosen untuk senantiasa mematuhi ketentuan yang berlaku, terutama dalam pelaporan tugas penelitian dan pengabdian masyarakat sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan. Penandatanganan Laporan BKD ini merupakan agenda rutin di STAIN Sultan Abdurrahman untuk memastikan setiap dosen menjalankan kewajibannya sesuai standar yang telah ditentukan. Evaluasi ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pelayanan pendidikan kepada mahasiswa.

Di sisi lain, Ketua P2M, Dr. M. Taufiq, M.S.I., mengimbau para dosen bersertifikasi untuk segera memperbarui data pribadi dan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui akun SISTER masing-masing. "Ke depannya, STAIN Sultan Abdurrahman akan menerapkan pelaporan BKD melalui SISTER. Oleh karena itu, data yang ada perlu segera diintegrasikan ke dalam sistem tersebut," ujar Dr. Taufiq dalam penutupannya.

Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam peningkatan efisiensi dan akurasi pelaporan BKD, serta persiapan menuju digitalisasi pelaporan dengan sistem yang lebih modern. (luluk/taufiq)