السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Pengabdian kepada Masyarakat Prodi MPI STAIN Kepri, Manajemen Edupreneur: Program Transformasi Peningkatan Minat Bakat Wirausaha Berbasis Kearifan Lokal Melayu

  • 03 Oktober 2024
  • Oleh: Luluk Fatimah
  • 877
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau terus menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui inovasi berbasis kearifan lokal. Salah satu langkah nyatanya adalah kegiatan pengabdian masyarakat melalui skema bantuan Litapdimas Kemenag RI Tahun 2024 yang di lakukan oleh Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) STAIN Kepri bekerja sama dengan SMK Negeri 2 Tanjungpinang yang digelar selama 2 hari mulai 3 s.d 4 Oktober 2024.

Kegiatan yang digelar di SMK Negeri 2 Tanjungpinang ini mengangkat tema: ”Manajemen Edupreneur: Program Transformasi Peningkatan Minat Bakat Wirausaha Berbasis Kearifan Lokal Melayu.” Menurut Dwi Vita Lestari S., M.Pd selaku ketua tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dan Sekretaris Prodi MPI STAIN Kepri, kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mentransfer pengetahuan kepada siswa SMK Negeri 2 Tanjungpinang, tetapi juga sebagai sarana transformasi peningkatan minat dan bakat siswa dalam berwirausaha yang berbasis kearifan lokal melayu.

”Edupreneur adalah pengusaha dalam bidang pendidikan. Mereka menggabungkan prinsip-prinsip kewirausahaan dengan tujuan mendidik dan menciptakan nilai melalui inovasi dalam pendidikan.” Ujarnya.

”Tujuan edupreneurship adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui model bisnis berkelanjutan, inovatif, dan berorientasi pada solusi.” Tambahnya.


Dwi Vita Lestari S., M.Pd menegaskan, strategi meningkatkan minat wirausaha di bidang edupreneur bisa dilakukan dengan banyak cara diantaranya; membuat program wirausaha yang berakar pada budaya dan tradisi setempat, menarik perhatian siswa dengan konsep yang relevan dengan kehidupan mereka, mengajarkan keterampilan interpersonal seperti komunikasi, kerjasama, dan kepemimpinan, memberikan keterampilan teknis yang sesuai dengan kebutuhan pasar lokal, melibatkan siswa dalam proyek nyata untuk memahami dinamika wirausaha serta membangun kemitraan dengan bisnis lokal sebagai peluang praktik.

Disisi lain, Dr. Drs. Al Mahfuz., M.Si selaku bagian dari tim PKM Prodi MPI STAIN Kepri yang juga Wakil Ketua 2 STAIN Kepri mengungkapkan bahwa Kearifan lokal Melayu merupakan aset berharga yang dapat menjadi dasar untuk membangun ekonomi yang berkelanjutan. Melestarikan nilai-nilai tradisional, seperti gotong royong, musyawarah muafakat, dan keadilan, dapat mendorong pembangunan ekonomi yang adil dan berkelanjutan.

Beliau berharap kegiatan tersebut dapat memberikan kontribusi yang positif terhadap siswa-siswa SMK Negeri 2 Tanjungpinang khususnya terkait kearifan lokal melayu, sehingga budaya melayu akan tetap terjaga dan dilestarikan serta memberikan nilai positif dari sisi edukasi maupun inovasi.


Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua 2 dan Sekprodi MPI juga mengajak siswa SMK Negeri 2 Tanjungpinang untuk melanjutkan kuliah di STAIN Kepri, satu-satunya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Provinsi Kepulauan Riau. Di samping itu, beliau juga menegaskan bahwa STAIN Kepri memberikan banyak kesempatan beasiswa salah satunya adalah KIP Kuliah yang diberikan kepada ratusan mahasiswa setiap tahunnya.

Kegiatan ini diawali dengan MoU dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau dan Prodi MPI dengan SMKN2 Tanjungpinang, KADIN Tanjungpinang dan Sanggar Lembayung. Dimana hal ini diprakarsai oleh Sekretaris Prodi Manajemen Pendidikan Islam STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau. (luluk)