السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Drs. H. Hardi Selamat Hood, Ph.D : Mukadimah Merdeka Belajar-Kampus Merdeka)

  • 21 Agustus 2024
  • Oleh: Gybria Putri Anggillya
  • 729
Berita Utama

Batam, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Dalam agenda Review Kurikulum MBKM untuk Program Studi di STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, narasumber utama, Drs. H. Hardi Selamat Hood, Ph.D, menyampaikan materi mengenai kurikulum ideal, profil alumni, telaah kurikulum, dan final tips. 

1. Kurikulum Ideal vs. Kurikulum Aktual

Dalam sesi pembuka, Drs. H. Hardi Selamat Hood, Ph.D menjelaskan perbedaan antara kurikulum ideal dan kurikulum aktual. Kurikulum ideal merupakan kurikulum yang dirancang dengan tujuan yang dicita-citakan, sebagaimana tercantum dalam dokumen kurikulum resmi. Sebaliknya, kurikulum aktual adalah pelaksanaan kurikulum yang diterapkan dalam proses pengajaran dan pembelajaran sehari-hari di kampus. 

Penekanan pada perbedaan ini diharapkan dapat membantu program studi dalam merancang kurikulum yang lebih efektif dan sesuai dengan standar yang diharapkan.

2. Profil Alumni

Sesi berikutnya membahas tentang profil alumni yang diharapkan dari setiap program studi. Drs. H. Hardi Selamat Hood, Ph.D menjelaskan bahwa setiap program studi memiliki kompetensi khusus yang harus dikuasai oleh lulusan mereka. Misalnya, Laboratorium Kompetensi Keagamaan diharapkan lulusan mampu membaca dan menulis Al-Qur’an, melaksanakan fardhu kifayah, serta menjadi imam sholat, muazin, khatib, dan pendo’a. 

Sementara itu, Unit Studi Melayu diharapkan lulusan dapat menguasai pakaian dan adat istiadat Melayu, berpantun, serta memiliki pengetahuan mendalam tentang dunia Melayu, sejarah, dan naskah Arab Melayu. serta Rumah Moderasi Beragama diharapkan lulusan memiliki pemahaman moderat tentang Islam dan sikap toleransi yang tinggi.

3. Telaah Kurikulum

Pada sesi telaah kurikulum, Drs. H. Hardi Selamat Hood, Ph.D memberikan panduan untuk menganalisis dan mengevaluasi kurikulum yang ada. Telaah ini penting untuk memastikan bahwa kurikulum yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan dunia kerja serta perkembangan ilmu pengetahuan. Proses ini melibatkan penilaian mendalam terhadap relevansi materi ajar, metode pengajaran, dan hasil yang dicapai oleh mahasiswa.

4. Final Tips: Lima Pilar Lembaga Unggul

Sebagai penutup, Drs. H. Hardi Selamat Hood, Ph.D memberikan lima pilar lembaga unggul yang harus diterapkan oleh STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau untuk mencapai status lembaga pendidikan tinggi yang berkualitas. Pilar-pilar tersebut meliputi kurikulum berkualitas, SDM berkualitas, manajemen lembaga berkualitas, fasilitas berkualitas, dan lulusan yang diterima di masyarakat. Penerapan kelima pilar ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan dan relevansi lulusan di dunia kerja.(Gby)