السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

STAIN Kepulauan Riau Luncurkan Program Pascasarjana S2 Manajemen Pendidikan Islam

  • 07 Agustus 2024
  • Oleh: Gybria Putri Anggillya
  • 1181
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu - Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kepulauan Riau resmi meluncurkan program pascasarjana pertamanya, yaitu S2 Manajemen Pendidikan Islam. Program ini telah mendapatkan izin operasional dari Kementerian Agama dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pendidikan di Kepulauan Riau.

Ketua STAIN Kepulauan Riau, Dr. Muhammad Faisal, M.Ag, mengungkapkan bahwa persiapan untuk peluncuran program ini telah dilakukan selama delapan bulan tanpa kendala berarti. “Program S1 Manajemen Pendidikan Islam yang telah mendapatkan penilaian sangat baik menjadi dasar kuat dalam pengajuan program pascasarjana ini,” ujar Dr. Faisal.

Target Mahasiswa dan Sistem Pembelajaran

Plt. Ketua Program Studi S2 Manajemen Pendidikan Islam, Dr. Fadhila Yonata, M.Pd, menjelaskan bahwa program ini menargetkan tenaga pendidik, tenaga administrasi, konsultan pendidikan, serta penggiat pendidikan di Kepulauan Riau. Program ini juga terbuka untuk sektor swasta dan lulusan S1 dari program studi lain. Sistem pembelajaran blended learning, yang menggabungkan tatap muka dan online, akan diterapkan untuk memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa yang masih aktif bekerja.

Persyaratan dan Tahapan Pendaftaran

Sekretaris Program Studi S2 Manajemen Pendidikan Islam, Dr. Ramandha Rudwi Hantoro, M.Pd.I, merinci persyaratan pendaftaran yang meliputi scan KTP, KK, ijazah S1, transkrip nilai, surat rekomendasi, surat izin atasan, dan surat komitmen. Pendaftaran online dibuka hingga 23 Agustus 2024. Seleksi meliputi ujian CAT yang mencakup tes Potensi Akademik (TPA), bahasa Inggris, bahasa Arab, wawasan keislaman, serta wawancara.

Harapan dan Dukungan Stakeholder

Dr. Muhammad Faisal menyatakan harapannya agar program S2 ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan di STAIN Kepulauan Riau dan memajukan kampus menjadi IAIN. Ia juga berharap dukungan dari berbagai stakeholder di Kepulauan Riau untuk keberhasilan program ini. Selain itu, ada rencana untuk mengusulkan program pascasarjana lainnya di masa depan, termasuk Ilmu Alquran dan Tafsir, Hukum Islam, serta Ekonomi Syariah.(Gby)