السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Prodi Akuntansi Syariah STAIN Sultan Abdurrahman Kepri Gelar FGD Review Kurikulum Berbasis OBE dan MBKM

  • 05 Agustus 2024
  • Oleh: Gybria Putri Anggillya
  • 653
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu - Program Studi Akuntansi Syariah STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau  menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) review kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) dan Merdeka Belajar yang dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 5 hingga 6 Agustus 2024. 

Acara ini berlangsung di ruang Balai Titah Kampus STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk dosen, mahasiswa, dan stackholder dari mitra bestari.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua I, Aris Bintania, M.Ag, yang memberikan sambutan hangat dan menekankan pentingnya penyesuaian kurikulum untuk memenuhi tuntutan zaman dan dunia kerja. 

Dalam sambutannya, Aris Bintania menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat untuk pengembangan kurikulum di Program Studi Akuntansi Syariah.

Ketua Program Studi Akuntansi Syariah, Raja Hesti Hafriza, MM, juga memberikan sambutan dan penjelasan tentang tujuan FGD ini, yang diharapkan dapat mejadikan kurikulum AKS berbasis OBE dan MBKM. Ia mengapresiasi partisipasi semua pihak dan menekankan pentingnya kerjasama dalam menyusun kurikulum yang berkualitas.

Sebelum masuk ke sesi penyusunan kurikulum, Dr. M. Taufiq, M.S.I, Kepala Pusat Penjaminan Mutu STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, memberikan arahan dan panduan terkait penyusunan kurikulum yang berkualitas. 

Dalam arahannya, Dr. Taufiq mengungkapkan pentingnya proses evaluasi dan revisi kurikulum untuk memastikan bahwa program studi dapat memenuhi standar pendidikan yang diharapkan.

Acara ini juga menghadirkan narasumber utama, Rosyid Nur Anggara Putra, M.Si, Kepala Program Studi Akuntansi Syariah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Rosyid Nur Anggara Putra memberikan paparan mendalam mengenai implementasi OBE dan MBKM dalam kurikulum pendidikan tinggi. 

Sesi ini diikuti dengan diskusi interaktif, di mana peserta dapat bertanya langsung dan mendiskusikan berbagai strategi serta best practices yang diterapkan di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Pada hari kedua, peserta melakukan kelompok kerja untuk merumuskan langkah-langkah konkret dalam penyempurnaan kurikulum. Diskusi dan hasil kelompok tersebut kemudian dipresentasikan dan dibahas untuk mendapatkan masukan lebih lanjut sebelum diimplementasikan.


Dengan dilaksanakannya FGD ini, diharapkan Program Studi Akuntansi Syariah STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau dapat terus meningkatkan kualitas kurikulum dan menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan global dengan keterampilan yang relevan dan up-to-date.(Gby)