السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Tanjungpinang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu - Sebuah acara bertajuk "Sembang Komunitas dengan Tema 'Pemuda dan Eksistensi Budaya Melayu'" digelar di RRI Pro 4, Tanjungpinang. Acara ini dihadiri oleh Romi Aqmal, M.Si dari Unit Studi Melayu STAIN KEPRI, serta Ramli Muasmara, M.Pd.I, yang mewakili Ketua Bidang Kepemudaan dan Pengembangan SDM LAM Kota Tanjungpinang, pada Senin 10 Juni 2024.
Dalam acara ini, Romi Aqmal, M.Si selaku Ketua Unit Studi Melayu mengungkapkan pentingnya mengedukasi mahasiswa melalui berbagai kegiatan kemelayuan seperti seminar, festival, pelatihan, dan integrasi dalam proses perkuliahan.
"Kami percaya bahwa pendidikan melalui kegiatan kemelayuan seperti seminar, festival, pelatihan, dan integrasi dalam proses perkuliahan sangat penting bagi mahasiswa." Ujar Romi.
Dia juga menyoroti pembentukan komunitas-komunitas seperti Komunitas Pecinta Budaya Melayu dan Komunitas Pantun sebagai langkah penting dalam memperkuat eksistensi budaya Melayu.
Ramli Muasmara, M.Pd.I sebagai ketua Bidang Kepemudaan dan Pengembangan SDM LAM Kota Tanjungpinang menambahkan bahwa pemuda memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga eksistensi budaya Melayu
"Pemuda merupakan generasi yang akan mewarisi nilai-nilai kebudayaan melayu, oleh karena itu pemuda hari ini harus memahami tentang kemelayuan dan menghidupkan nilai-nilai kemelayuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari." Kata Ramli.


Acara ini juga diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam kepada generasi muda tentang kekayaan budaya Melayu, sehingga mereka dapat mencintai dan melestarikannya secara berkelanjutan di masa depan.(Gby)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN