السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Silaturahmi Kepala BPK Wilayah IV Riau dengan Unit Studi Melayu STAIN KEPRI

  • 27 Juni 2024
  • Oleh: Gybria Putri Anggillya
  • 613
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Kepala Unit Studi Melayu menyambut Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Ke Wilayah IV Riau dan beserta ajudannya di Ruang Unit Studi Melayu Kampus STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau pada Kamis, 27 Juni 2024.

Fokus utama pertemuan adalah pembahasan mengenai kemelayuan yang melibatkan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) dan kolaborasi dengan Unit Studi Melayu.

Salah satu poin penting dari pertemuan tersebut adalah penandatanganan MoU antara STAIN Kepri dan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IV Riau.

MoU ini diharapkan akan memperkuat kerjasama antara kedua belah pihak, dengan ajudan turut hadir sebagai langkah konkret dalam mengimplementasikan kesepakatan tersebut.

Selain itu, pertemuan ini juga melibatkan sumbangan berupa buku hasil riset dari tim Balai Pelestarian Kebudayaan dan para stakeholder, yang bertujuan untuk memperkaya perpustakaan kampus STAIN Kepri.

Ini merupakan langkah yang sangat relevan dalam mendukung visi dan misi kemelayuan kampus.

Romi Aqmal, M.Si selaku Kepala Unit Studi Melayu STAIN Kepri, menyambut baik kerjasama ini. Beliau menggarisbawahi bahwa kerjasama ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi diharapkan dapat menghasilkan kolaborasi konkret dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi.

"Harapannya agar kerjasama ini tidak hanya menjadi seremoni belaka, tetapi juga mampu mewujudkan kolaborasi yang konkret dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi." - Ketua Unit Studi Melayu, Romi Aqmal.

Hal ini mencakup pengembangan berbagai kegiatan akademik, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang terintegrasi dengan baik antara STAIN Kepri, Balai Pelestarian Kebudayaan, dan stakeholder terkait.

Harapannya, kerjasama ini dapat menjadi pendorong untuk kemajuan bersama, khususnya dalam bidang kemelayuan dan pendidikan tinggi keagamaan Islam negeri.

Dengan demikian, pertemuan ini tidak hanya menjadi momentum penting dalam pembangunan jaringan kerjasama, tetapi juga dalam memperkuat eksistensi dan kontribusi kampus dalam konteks yang lebih luas.(Gby)