السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Kuliah Umum "Mental Health, Self Growth, Loneliness in the Digital Age: Building Authentic Connections"

  • 24 Juni 2024
  • Oleh: Gybria Putri Anggillya
  • 499
Kabar Prodi

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Program Studi Pendidikan Agama Islam dan Manajemen Pendidikan Islam menggelar kuliah umum dengan tema penting tentang kesehatan mental, pertumbuhan diri, dan kesepian di era digital pada Senin, 24 Juni 2024 di Auditorium Razali Jaya Kampus STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah peserta penting, termasuk pengajar dari SDIT Tunas Ilmu, Dosen Homebase Program Studi Pendidikan Agama Islam, dan Dosen Homebase Program Studi Manajemen Pendidikan Islam , serta mahasiswa semester 6 Program Studi Pendidikan Agama Islam dan Manajemen Pendidikan Islam. 

Pembicara utama, Ibu Dr. Nikmah Rochmawati, M.Si, membahas dampak positif dan negatif dari penetrasi media sosial di Indonesia, di mana 90% penduduknya aktif menggunakan platform tersebut. 

Salah satu poin yang disorot adalah lonjakan rasa kesepian yang dialami sebagian besar individu akibat kurangnya interaksi langsung. 

"Kita perlu melatih diri untuk menjaga kesehatan mental dengan berpikir positif, melakukan afirmasi sebelum tidur, dan mengurangi ketergantungan pada teknologi," ungkapnya.

Selain itu, perwakilan prodi menggarisbawahi pentingnya mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan seperti KKN dengan kesiapan mental yang matang. 

"Generasi Z hari ini dihadapkan pada tekanan yang berbeda. Kita perlu mencari solusi untuk memastikan mereka siap menghadapi masa depan dengan lebih baik," ujar Zulhamdan, M.Pd.I.

Acara ini juga membahas pentingnya adab dalam berkomunikasi di era digital, di mana penggunaan gadget perlu dikelola dengan bijak agar tidak mengganggu interaksi sosial yang autentik. 

"Kami berharap acara ini bisa memberi wawasan dan inspirasi bagi peserta untuk lebih memahami dan mengatasi tantangan-tantangan ini," tambahnya.

Kuliah umum ini merupakan langkah awal dalam membangun kesadaran akan pentingnya kesehatan mental di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.(Gby/Nrfzh/Putri)