السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu, Berteraskan Ilmu – Rangkaian pelaksanaan Haji tahun 2023 memang telah selesai dan Kelompok Terbang (KLOTER) 1 telah sampai ditanah air dan akan menyusul kloter-kloter yang lain dalam beberapa hari kedepan.
Pelaksanaan Haji Tahun ini sangat berbeda dengan Tahun-Tahun sebelumnya, Karena Menteri Agama Republik Indonesia, H.Yaqut Cholil Qoumas (Gus Men) sebagai Amirul Haj mengawal setiap rangkaian dengan tepat, detail dan tuntas. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk pelayanan totalitas kepada jamaah haji Indonesia.
Dari mulai persiapan, pelayanan khusus terutama kepada kepada jamaah Haji lansia yang sangat luar biasa sehingga muncul program Haji Ramah Lansia, sampai kepada proses dan rangkaian pelaksanaan Haji. Seperti dikutip dari laman detik.com bahwa Menteri Agama mengecek secara langsung kondisi jamaah haji yakni ketika berada di tenda Arafah maupun saat mabit di Mina. Gus Men menuju tenda Mina untuk mengecek kondisi jamaah haji Indonesia saat terlambat dievakuasi dari Muzdalifah. Namun pada jam 22:00 makan malam jamaah haji Indonesia belum tuntas pendistribusiannya di Mina dan Gus Men meminta agar konsumsi segera didistribusikan kepada Jamaah. Sebagai bentuk protes beliau terhadap sejumlah layanan Mashariq Arab Saudi, beliau menegaskan bahwa tidak akan makan malam sebelum seluruh Jamaah sudah makan.
Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Dr. Muhammad Faisal, M.Ag mengatakan, hadirnya Yaqut Cholil Qoumas (Gus Men) sebagai Amirul Haj memang membawa berkah tersendiri untuk ribuan Jemaah Haji Indonesia, dalam segi pelayanan beliau memang sangat berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi jamaah haji Indonesia. Pelayanan yang ada akan terus dimaksimalkan, komitmen pelayanan beliau itu seperti ini, apa yang menjadi kendala di lapangan, cepat dan tuntas diselesaikan pada saat itu juga, pungkas Ketua.
Ketua menambahkan, Menteri Agama telah memberikan pelayanan yang luar biasa dengan terjun langsung bersama jajarannya, “kita bisa meniru beliau, bagaimana melayani tamu-tamu Allah ini harus diberikan dengan sepenuh hati, apabila kita sudah siap menjadi petugas haji, maka pilihannya hanya satu, yaitu melayani umat dengan sepenuh hati. Ini menjadi suri tauladan yang harus dicontoh, “tutup Ketua.
Sebagai tambahan informasi, sebagaimana dikutip dari website Kemenag RI, Pemerintah Arab Saudi telah menginformasikan besaran kuota haji pada 2024. Informasi ini disampaikan melalui surat yang diserahkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.
"Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi telah menginformasikan kuota haji 2024 ke sejumlah negara, termasuk Indonesia. Tahun depan, kuota haji Indonesia berjumlah 221.000 jemaah," terang Menag Yaqut Cholil Qoumas di Makkah, Minggu (2/7/2023). (nDr).
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN