السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

STAIN SAR Kepri Laksanakan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Laboratorium Kompetensi Keagamaan Terpadu

  • 13 Juni 2023
  • Oleh: LAYANAN AKADEMIK
  • 1686
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu, Berteraskan Ilmu Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau melaksanakan kegiatan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Laboratorium Kompetensi Keagamaan Terpadu, kegiatan ini dilaksanakan di Kampus STAIN SAR Kepri, 13-06-2023.

Hadir langsung dalam kegiatan peletakan batu pertama ini Gubernur Kepulauan Riau yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Drs. Adi Prihantara, M.M, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI yang diwakili oleh Kepala Subdirektorat Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Zulpan Syarif Supriadi Hasibuan, S.Ag.M.Pd, Bupati Kabupaten Bintan yang diwakili oleh Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan. Mohammad Panca Azdigoena, S.Sos, M.Si, Kepala Kejaksaan Negeri Bintan, I wayan Eka Widdyara, S.H, Dewan Penyantun STAIN SAR Kepri, Dr. H. Hardi. S. Hood, M.Si, Ketua STAIN SAR Kepri, Dr. Muhammad, Faisal, M.Ag, Wakil Ketua I STAIN SAR Kepri, Aris Binatania, M.Ag, Wakil Ketua II STAIN SAR Kepri, Dr. Almahfuz, M.Si, Kepala Bagian Administrasi Umum Akademik dan Keuangan (AUAK), H. Imam Subekti, M.Pd.I, Tamu-tamu undangan dan segenap Civitas Akademika STAIN SAR Kepri.

Ketua STAIN dalam sambutannya mengatakan, pembangunan Laboratorium Kompetensi merupakan bagian dari proyek strategis di pusat untuk lingkungan Pendidikan tinggi, mudah-mudahan ini akan memberikan dampak kuat bagi pembangunan SDM kita khususnya di Kepulauan Riau sekaligus juga akan memberikan dampak bagi masyarakat.

Ketua menambahkan, di laboratorium ini nanti aka nada labor ilmu falaq, laboratorium tafsir dan hadist, laboratorium multimedia, laboratorium praktek ibadah dan sebagainya. “kedepannya kita ingin Gedung ini juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar sehingga hal-hal yang menyangkut praktek ibadah dan program pengabdian di STAIN bisa menjadi pusat kajian-kajian keagamaan sekaligus juga menjadi bagian penting dalam pembinaan keagamaan di Kabupaten Bintan, “terang Ketua.

Mudah-mudahan pembangunan ini bisa siap tepat waktu, diperkirakan paling lambat awal Desember sudah selesai, “saya berharap ditanggal 3 Januari Tahun 2024 yang bertepatan dengan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama bisa kita resmikan dan kita gunakan, semoga ini memberikan dampak yang kuat untuk kita kedepan, “ujarnya.

Ketua menambahkan Kembali, kampus STAIN Sekarang Lagi berproses untuk menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN), jika kita sudah menjadi IAIN perkembangan dinamika pembelajaran dan dinamika penguatan perguruan tinggi akan semakin kuat, “mudah-mudahan pembangunan Laboratorium Kompetensi Keagamaan Terpadu ini bisa menjadi motivasi untuk membangun Perguruan Tinggi Islam, dan STAIN Sultan Abdurrahman adalah satu-satunya PTKIN yang ada diKepulauan Riau tepatnya berada di Kabupaten Bintan, “tutup Ketua.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI yang diwakili oleh Kepala Subdirektorat Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Zulpan Syarif Supriadi Hasibuan, S.Ag.M.Pd, dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan peletakan batu pertama pembangunan laboratorium, karena ini merupakan bentuk syukur kita dan juga bentuk terima kasih kita kepada Allah SWT.

Kepada Bapak/Ibu semua dan khususnya untuk lingkungan STAIN SAR Kepri yang telah berusaha dan berupaya untuk bisa berhasil mendapatkan anggaran dari proye SBSN, perlu saya sampaikan bahwa untuk mendapatkan proyek SBSN seperti kita saksikan sekarang memerlukan waktu yang cukup Panjang dan berliku-liku, untuk pengajuan proposal SBSN itu sudah diawali dua Tahun sebelum tahun pelaksanaan proyek, “jadi kalau sekarang Tahun 2023 berarti ini sudah berproses dari Tahun 2021 yang lalu, “terangnya.

Zulpan Kembali menambahkan, semoga pembangunan ini berjalan lancar dan tak mengalami kendala yang berarti dalam pembangunannya, kami dari Direktorat Diktis sangat berharap supaya pelaksanaan pekerjaan ini benar-benar dikawal jangan sampai ada yang keluar jalur, baik pelaksanaan kondisi fisiknya, “juga nanti yang terkait dengan laporan yang rutin dilakukan setiap bulannya dan juga laporan semester dan akhir tahun jangan lupa dilaporkan, “tutupnya.

Gubernur Kepulauan Riau yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Adi Prihantara, mengatakan, Gubernur Kepri mengapresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran STAIN SAR Kepri atas upayanya yang terus menerus meningkatkan mutu Pendidikan, karena ini sudah selaras dengan Visi Misi Gubernur Kepri yaitu maju, berdaya saing dan berbudaya.

“Oleh karena itu mari kita Bersama-sama membangun Sumber Daya manusia (SDM) untuk menjadi yang terbaik, budaya kita yang menjadi landasan di Provinsi ini adalah budaya melayu yang juga Bersendikan Syara, Syara bersendikan Kitabullah, dan tentunya kita semua akan mengikuti itu dan keberadaan STAIN SAR Kepri bagian dari harapan pengembangan budaya melayu di Provinsi Kepulauan Riau,” tutupnya. (nDr).