السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Manasik Haji dan Umrah Mahasiswa PIAUD STAIN Kepri, Bekal Spiritual Calon Pendidik PAUD Islami Profesional

  • 22 Juni 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 122
Kabar Prodi

Tanjungpinang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mahasiswa semester VI Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau melaksanakan kegiatan praktik Manasik Haji dan Umrah di Masjid Sabilurrosyad, Alam Tirta Lestari, Tanjungpinang. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari perkuliahan Mata Kuliah Praktik Ibadah yang diampu oleh Mhd. Abror, M.Ag.

Praktik manasik ini tidak hanya bertujuan memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap tata cara pelaksanaan ibadah haji dan umrah sesuai tuntunan syariat, tetapi juga menjadi bekal penting dalam membentuk kompetensi calon pendidik PAUD yang religius dan inspiratif. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak untuk menginternalisasi nilai-nilai keislaman secara aplikatif guna menunjang kesiapan mereka dalam mendidik generasi usia dini secara holistik.

Dalam keterangannya, Mhd. Abror, M.Ag., menyampaikan bahwa praktik manasik ini merupakan salah satu bentuk implementasi pembelajaran kontekstual yang sangat penting bagi calon guru PAUD Islami.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengajarkan nilai-nilai ibadah kepada anak-anak sejak usia dini, melalui pendekatan yang menyentuh hati dan meneladani praktik nyata,” ungkapnya pada Ahad, (22/6/2025).


Perwakilan mahasiswa juga menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan ini. Ia menilai bahwa pengalaman langsung dalam praktik manasik memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang makna ibadah, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri untuk mengajarkannya kepada peserta didik di masa depan.

STAIN SAR Kepri menyampaikan terima kasih kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Sabilurrosyad atas kerja sama dan fasilitas yang telah diberikan, serta berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan karakter dan spiritualitas mahasiswa.

Diharapkan pengalaman lapangan ini mampu menanamkan kepekaan spiritual dan tanggung jawab sosial mahasiswa sebagai calon pendidik PAUD Islami yang visioner, adaptif, serta mampu mengintegrasikan nilai-nilai ibadah dalam praktik pendidikan anak usia dini secara profesional dan berakhlak. (LF/Gby)